Samarinda, 19/10/2024 – Kebiasaan menabung bisa mengubah masa depan? Di tengah semangat memperingati *Bulan Inklusi Keuangan*, Bankaltimtara bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia tak hanya berbicara soal angka, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa mulai membangun masa depan finansial yang lebih cerah. Lewat sosialisasi yang diadakan di SMP Negeri 38 Samarinda, para siswa-siswi diajak untuk mengenal lebih dalam dunia keuangan sejak dini.
Acara yang berlangsung pada di Religi Center Samarinda, mengajak lebih dari 200 pelajar untuk berpikir: Bagaimana saya bisa mempersiapkan diri menghadapi dunia keuangan? Dengan tema yang interaktif dan relevan, para narasumber dari OJK, Bank Indonesia, dan Bankaltimtara Kantor Cabang Syariah Samarinda berbagi wawasan seputar pengelolaan keuangan.
Mengapa Penting untuk Melek Keuangan?
Yulianta, Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, membuka sesi dengan mengingatkan para pelajar akan pentingnya literasi keuangan. “Mengelola keuangan bukan hanya soal menabung, tapi juga memahami bagaimana uang bekerja untuk kita,” tegasnya. Menurutnya, generasi muda yang melek keuangan akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Tak hanya itu, Mulyono dan Ignatius Edi Santoso, Administrator Perkasan/Pelaksana di Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah dari Bank Indonesia, memberikan penjelasan yang tak kalah menarik. Mereka membahas bagaimana cara menjaga uang rupiah tetap aman dan bagaimana bijaknya mengatur penggunaan uang dalam kehidupan sehari-hari.
Keuangan Syariah: Alternatif Masa Depan
Selain itu, Shanto Priyo Wibowo dari Bankaltimtara Kantor Cabang Syariah Samarinda memperkenalkan konsep *keuangan syariah*, yang menawarkan alternatif transaksi finansial yang sesuai dengan prinsip Islam. Ia menjelaskan bagaimana sistem ini bisa menjadi pilihan bagi siapa pun yang ingin menjalankan transaksi keuangan dengan dasar keadilan dan keberkahan.
Bulan Inklusi Keuangan: Momen untuk Mulai
Kegiatan literasi keuangan ini bukan sekadar teori. Melalui diskusi dan tanya jawab interaktif, para siswa-siswi SMP Negeri 38 Samarinda diberikan pemahaman praktis mengenai pentingnya menabung dan mengelola uang. Semangat *Bulan Inklusi Keuangan* yang dirayakan setiap Oktober ini dimanfaatkan oleh Bankaltimtara untuk mendorong inklusi keuangan di kalangan pelajar.
Direktur Utama Bankaltimtara, Muhammad Yamin, berharap kegiatan ini akan membekali para siswa dengan kemampuan untuk mengelola keuangan secara mandiri dan bertanggung jawab. “Kami yakin bahwa literasi keuangan adalah langkah awal dalam menciptakan generasi yang lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” ungkap Yamin.
Dengan program literasi dan inklusi keuangan ini, Bankaltimtara berharap bisa terus berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran finansial di seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum. Dan ini baru permulaan!
Jadi, sudahkah kamu siap untuk mulai menabung dan merencanakan masa depanmu?