Berita

Selasa, 22 Juli 2025

Sinergi Perbankan, Pemerintah, dan Kampus Perkuat Koperasi Merah Putih

Samarinda – Bankaltimtara menunjukkan peran strategisnya sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kalimantan Timur melalui partisipasinya dalam Forum Sinergitas Kemitraan Perbankan, Pemerintah Daerah, dan Perguruan Tinggi yang digelar di Gedung Bankaltimtara lantai 6. Forum ini menjadi momentum penting dalam mendorong penguatan koperasi desa dan kelurahan (Kopdeskel) serta pengembangan koperasi Merah Putih yang lahir dari semangat gotong royong dan solidaritas komunitas desa.

  

Forum ini menghadirkan Direktur Bisnis & Syariah, Muhammad Edwin, serta Direktur Kredit Bankaltimtara, Siti Aisyah, yang menjelaskan pendekatan menyeluruh dalam mendampingi koperasi dan BUMDes yang menjadi mitra Bankaltimtara. “Skema pendampingan kami tidak hanya sebatas modal, tetapi menyeluruh—dari pelatihan manajemen, tata kelola keuangan, hingga kesiapan digital koperasi dan BUMDes,” ujar Siti Aisyah di hadapan para peserta forum.

  

Di sisi lain, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kaltim, Heni Purningsih, menyampaikan bahwa koperasi Merah Putih telah terbentuk di berbagai daerah namun masih menanti arahan teknis dari pemerintah pusat. “Banyak koperasi Merah Putih sudah terbentuk namun masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Koperasi. Launching secara serentak nasional koperasi Merah Putih dijadwalkan berlangsung pada 21 Juli 2025," ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Puguh Harjanto, menekankan bahwa kekuatan koperasi dan ekonomi desa sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor yang solid. “Membangun jejaring lintas sektor menjadi kunci dalam penguatan ekonomi desa,” katanya. Forum ini juga mendapat perhatian dari kalangan akademisi, di antaranya Dekan FEB Universitas Mulawarman, Zainal Abidin, yang menegaskan perlunya pendekatan ilmiah dan penguatan kelembagaan dalam membangun kemandirian ekonomi desa.


Forum sinergi ini ditutup dengan harapan besar agar seluruh pihak terus membangun kolaborasi demi mewujudkan desa yang mandiri dan produktif. “Forum sinergi ini diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan ekonomi daerah dan menciptakan nilai tambah melalui penguatan kelembagaan ekonomi rakyat yang berbasis kolaborasi lintas sektor,” demikian disampaikan dalam penutup kegiatan.


Bankaltimtara sendiri telah mencatat realisasi pembiayaan kepada enam koperasi aktif sebagai bagian dari komitmennya terhadap pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Ke depan, Bankaltimtara akan terus memperluas dukungan, baik dari sisi akses permodalan, literasi keuangan, hingga digitalisasi sistem layanan keuangan desa. Dengan semangat sinergi antara perbankan, pemerintah, dan akademisi, transformasi ekonomi desa di Kalimantan Timur kini bukan lagi wacana, tetapi menjadi langkah nyata menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.